Analisis dari artikel yang saya ambil berjudul Mau Bersikan Kalijodo, Ahok Bersihkan Kalijodo, FPI Anggap Cuma Pencitraan dapat saya jadikan penalaran deduktif, penalaran induktif, proposisi, implikasi dan inferensi sebagai berikut :

Front Pembela Islam FPI DKI Jakarta menilai rencana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menertibkan Kalijodo bernuansa politis dan pencitraan. Pasalnya, 2016 ini merupakan tahun politik menjelasng Pilgub DKI 2017 mendatang.


Novel melanjutkan, jika nanti Ahok terpilih menjadi Gubernur DKI maka semuanya akan berbanding terbalik. Apa yang dilakukan di tahun politik ini tidak akan terjadi jika Ahok nanti kembali terpilih menjadi Gubernur.

Penalaran Deduktif :
1. Meskipun demikian, Novel tetap memberikan respon positif soal penertiban Kalijodo. "Program kerja     
    Ahok yang baik kita ambil.  Buang yang mudaratnya. Toh itu pakai duit APBD,
    bukan pakai uang Ahok juga kan," ucapnya.

2. Jelas ini kental nuansa politik. Apalagi pada 2017 mendatang Ahok bakal mencalonkan
    diri sebagai  gubernur lagi. Segala macam cara bisa dia lakukan,
    kata Habib Novel Bamukmin, Kamis  (11/2/2016).

 Penalaran Induktif : 
1. Sekjen Dewan Syuro DPD FPI Jakarta Habib Novel Bamukmin mengatakan, 
    warga Jakarta sebaiknya tidak dengan mudah percaya terhadap langkah-langkah
    Ahok dalam menjalankan program kerjanya ditahun politik ini. Termasuk rencana pembongkaran
    lokalisasi Kalijodo serta program kerja lainnya yang bersifat pencitraan.
2. Berulang kali Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta khusus menertibkan kawasan itu umum
    Penjelsan : Pemprov DKI Jakarta wilayah yang dimaksud, sedangkan kawasan itu 
    tidak menjelaskan detail kawasan mana yang ditertibkan.
 
Implikasi :
1.         P diakibatkan Q : Kawasan Kalijodo kembali ramai jadi sorotan sejak akses jalan di kalijodo Ditinggalkan dan dilebarkan
2.            P karena Q :kawasan akan menata dan terus berbenah untuk jadi ruang terbuka hijau
       
      Inferensi :
    Dapat disimpulkan kawasan ruang hijau Kalijodo disalahgunakan sejak lama sebagai kegiatan prostitusi. Untuk itu butuh tindakan yang lebih tegas untuk menertibkan kawasan tersebut. Memang sudah seharusnya kawasan Kalijodo dibersihkan dari hiburan malam yang seharusnya tidak pantas ada di DKI Jakarta. Karena dapat mengundang sisi negative bagi anak penurus bangsa dan negara Indonesia.
 
 
      Daftar Pustaka: 
      http://www.gentaloka.com/2016/02/astaga-terkait-niat-ahok-bersihkan.html
      12 Februari 2016