Sabtu, 26 Maret 2016

Analisis dari artikel yang saya ambil berjudul Pengemudi Go-Jek Jadi Tersangka Provokator Sweeping Sopir Taksi dapat saya jadikan penalaran induktif sebagai berikut :

Penalaran Induktif :
1
2-     Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Didik Sugiarto (khusus) mengatakan, YS (umum) (23) yang merupakan pengemudi Go-Jek itu ditangkap di kawasan Jakarta Barat. (umum) Penjelasan Didik Sugiarto selaku sebagai AKBP Polres Metro Jakarta Barat, sedangkan YS penginsial nama seseorang yang sengaja dirahasiakan, dan Jakarta Barat tidak menjelaskan daerah mana yang dimaksudkan. Saat ini tersangka YS masih mendekan di tahanan Polres Jakarta Barat sambil menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari para petugas.
 
- -      Polres Metro Jakarta Barat (khusus) menangkap satu tersangka provokator dalam bentrokan antara pengemudi ojek online (umum) dan sopir taksi (umum) di daerah Jakarta Barat yang terjadi pada Selasa (22/3/2016). Penjelasan Polres Metro Jakarta Barat merupakan lokasi dimana tersangka ditangkap atau diamankan, sedangkan ojek online dan sopir taksi tidak menjelaskan siapa pengemudi yang menjadi tersangka dalam kasus ini. Polisi menyita dua buah handphone yang dimiliki oleh tersangka. Setelah diselediki handphone tersebut ada sebuah grup dengan nama  “Go-Jek Indonesia Bersatu” yang dibuat oleh tersangka.
 
 
  -      Ajakan tersebut seperti melakukan sweeping (khusus) terhadap sopir taksi dan membawa senjata tajam (umum). Penjelasan sweeping menjelaskan perintahan atau ajakan cepat yang ditujukan kepada sopir taksi untuk melakukan penyerbuan, sedangkan senjata tajam tidak mendeskripsikan benda tajam seperti apa yang dibawa. Kejadian ini bermula saat supir taksi melakukan aksi unjuk rasa menuntut pembubaran transportasi roda empat berbasis online. Dalam grup whatsapp khusus itu berisi puluhan pengemudi ojek online Gojek yang biasanya beroperasi di wilayah Jakarta Barat. Hal ini terjadi karena pengemudi Go-Jek yang dipukuli oleh para pedemo sopir taksi demikian sesama pengendara gojek melakukan tindakan balasan atau kekerasan dari grup whatsapp tersebut.

4-     Kendati demikian, menurut Didik ,(khusus) terbuka kemungkinan ada tersangka baru (umum) dari hasil pendalaman saksi dan bukti yang diperoleh polisi. Penjelasan Didik selaku kendati Polres Metro Jakarta Barat, sedangkan ada tersangka baru belum dipastikan jelas siapa lagi yang termasuk menjadi tersangka. Tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan terus bertambah. Penyebab utama YS ini merupakan keinginan pribadinya lantara ia merasa geram dengan adanya kabar jika rekannya dipukuli. Dampak dari tindakan ini mungkin saja berdampak pada beberapa peristiwa yang terjadi ketika para sopir taksi berdemo kemarin.
  -      Adapun tersangka YS dijerat Pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45 Ayat 2 UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE dan Pasal 160 KUHP (khusus) dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun (umum). Penjelasan Pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45 Ayat 2 UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE dan Pasal 160 KUHP merupakan aturan yang dilakukan tersangka dikenakan pasal yang berlaku, sedangkan paling lama enam tahun belum ditetapkan secara jelas mulai kapan akan diberlakukan penangkapan selama enam tahun itu. 
 

Posted on Sabtu, Maret 26, 2016 by Unknown

No comments

Analisis dari artikel yang saya ambil berjudul Habiburokhman Siap Terjun dari Monas, Ahok Akan Sediakan Ambulans dapat saya jadikan penalaran induktif sebagai berikut :


- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tertawa mendengar pernyataan Kepala Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman yang sebelumnya berjanji akan terjun dari Monumen Nasional (Monas) jika "Teman Ahok" berhasil mengumpulkan data satu juta formulir KTP.

- Terjun aja. Yah mudah-mudahan (Teman Ahok berhasil mengumpulkan persyaratan KTP dan Habiburokhman terjun dari Monas)," kata Ahok, di Kantor DPP Hanura, Sabtu (26/3/2016).
Bahkan, Ahok menyebut dirinya akan menyiagakan ambulans di lokasi jika nazar Habiburokhman benar-benar dilakukan.
"Kami akan siapkan ambulance buat dia," kata Ahok tertawa.
(Baca: Habiburokhman Terjun dari Monas jika "Teman Ahok" Capai 1 Juta KTP)
Melalui akun Twitter-nya, @habiburokhman, mengatakan, dia akan terjun dari puncak Monas jika Teman Ahok mampu kumpulkan data 1 juta formulir KTP.

- Habiburokhman mengakui bahwa itu adalah akun Twitter miliknya. Menurut dia, jumlah formulir KTP yang diumumkan merupakan kebohongan. Sebab, dia melihat booth (stan) Teman Ahok di mal selalu sepi.
"Omong kosong, saya lihat sepi. Ahok kan cagub mal kan. Di mana-mana sepi terus kok saya lihat," ujar Habiburokhman.

Daftar Pustaka: 
Kurnia Sari Aziza, http://megapolitan.kompas.com/read/2016/03/26/20114961/Habiburokhman.Siap.Terjun.dari.Monas.Ahok.Akan.Sediakan.Ambulans?utm_source=RD&utm_medium=box&utm_campaign=kpoprd
24 Maret 2014 

Posted on Sabtu, Maret 26, 2016 by Unknown

No comments

Analisis dari artikel yang saya ambil berjudul Data Ekonomi AS Bakal Bayangi Wall Street
dapat saya jadikan penalaran deduktif sebagai berikut :

-  Laporan tentang pasar perumahan juga dapat menarik perhatian investor mengingat saham di sektor tersebut mencatatkan kenaikan.
Indeks saham acuan AS dapat tumbuh lebih baik pada 2016. Hal itu ditopang dari ekonomi AS kembali menguat dan kenaikan harga minyak. Volatilitas bursa saham pun berkurang dan banyak ahli yakin terhadap kondisi ekonomi.

- Selama ini yang kita lihat hanya benar-benar kembali normal. Langkah selanjutnya adalah tergantung pada pendapatan," tutur Brad McMillan, Chief Investment Officer Commonwealth Financial seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (26/3/2016).

- McMillan menuturkan, perkiraan laba di kuartal I kemungkinan turun. Analis mengharapkan laba turun sekitar 6,9 persen pada kuartal I 2016.Kestabilan harga minyak juga akan membantu kinerja perusahaan. Indeks dolar AS melemah juga dapat menambah sentimen positif untuk perusahaan. Perusahaan multinasional AS terpukul oleh kenaikan tajam dolar AS pada tahun lalu. Indeks dolar AS turun 2,6 persen pada kuartal I 2016.

- Angka ini di bawah pencapaian Februari 2016 sebesar 242 ribu.
Selain itu, pekan depan juga menandai akhir kuartal I 2016 yang merupakan paling bergejolak bila melihat sejarah pasar. Indeks saham S&P 500 telah turun 0,7 persen pada kuartal I. Karena itu, data ekonomi pekan depan dapat meningkatkan atau membebani bursa saham. Menjelang akhir pekan ini, bursa saham AS libur memperingati hari Jumat Agung.(Ahm/Ndw)

 Daftar pustaka:

, http://bisnis.liputan6.com/read/2467936/data-ekonomi-as-bakal-bayangi-wall-street
26 Maret 2016

Posted on Sabtu, Maret 26, 2016 by Unknown

No comments

Analisis dari artikel yang saya ambil berjudul Zeni TNI AD Akan Bangun Jalan Sepanjang 278,6 Km di Papua
deduktif sebagai berikut :

-  Operasi Pelayanan Percepatan Pembangunan Provinsi Papua, Zeni TNI AD diperintahkan untuk membangun jalan dari Wamena menuju Mamugu, Papua. Panjang jalan direncanakan mencapai 278,6 kilometer.

-  Dari Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima dari Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Czi Berlin, Sabtu (27/3/2016), pembangunan sudah dimulai sejak Januari 2016. Perintah pembangunan jalan datang langsung dari Presiden Joko Widodo melalui Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

 - Dalam Pembangunan jalan ini ditujukan agar distrik yang sulit aksesibilitasnya bisa meningkatkan taraf ekonomi mereka, mensejahterakan rakyat, serta melindungi kepentingan pertahanan di wilayah perbatasan.

-  TNI AD juga bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan PT Wijaya Karya," imbuhnya.Selain pembangunan jalan, akan dibangun pula 2 dermaga di Mumugu dan Batas Batu. Diharapkan, melalui akses yang semakin terbuka nantinya, diharapkan dapat meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat Papua.Pembangunan infrastruktur ini diharapkan bisa membuka akses Wamena, Mbua, Paro, Batas Batu dan Mumugu menuju pantai selatan Papua. Total kekuatan yang dikerahkan jajaran Zeni AD adalah 394 personel.


"Untuk tahap pertama, akan dikerjakan sepanjang 23 kilometer dan bila jalan tersebut selesai dibangun maka ruas jalan Wamena-Mamugu akan terhubung, dan di Mamugu akan dibangun pelabuhan baru untuk meningkatkan ekonomi selatan Papua," Czi Berlin.

"Satuan Zeni Angkatan Darat bertugas bukan hanya menebang pohon dan membuka hutan saja, tetapi juga membuat badan jalan. Dengan bekerja paralel, kontraktor umum di belakangnya langsung melakukan pengerasan jalan dan pengaspalan," ucap Kolonel Czi Berlin. 

 

Daftar Pustaka:

Rina Atriana, https://news.detik.com/berita/3173526/zeni-tni-ad-akan-bangun-jalan-sepanjang-2786-km-di-papua

27 Maret 2016 

Posted on Sabtu, Maret 26, 2016 by Unknown

No comments

Analisis dari artikel yang saya ambil berjudul Mau Bersikan Kalijodo, Ahok Bersihkan Kalijodo, FPI Anggap Cuma Pencitraan dapat saya jadikan penalaran deduktif, penalaran induktif, proposisi, implikasi dan inferensi sebagai berikut :

Front Pembela Islam FPI DKI Jakarta menilai rencana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menertibkan Kalijodo bernuansa politis dan pencitraan. Pasalnya, 2016 ini merupakan tahun politik menjelasng Pilgub DKI 2017 mendatang.


Novel melanjutkan, jika nanti Ahok terpilih menjadi Gubernur DKI maka semuanya akan berbanding terbalik. Apa yang dilakukan di tahun politik ini tidak akan terjadi jika Ahok nanti kembali terpilih menjadi Gubernur.

Penalaran Deduktif :
1. Meskipun demikian, Novel tetap memberikan respon positif soal penertiban Kalijodo. "Program kerja     
    Ahok yang baik kita ambil.  Buang yang mudaratnya. Toh itu pakai duit APBD,
    bukan pakai uang Ahok juga kan," ucapnya.

2. Jelas ini kental nuansa politik. Apalagi pada 2017 mendatang Ahok bakal mencalonkan
    diri sebagai  gubernur lagi. Segala macam cara bisa dia lakukan,
    kata Habib Novel Bamukmin, Kamis  (11/2/2016).

 Penalaran Induktif : 
1. Sekjen Dewan Syuro DPD FPI Jakarta Habib Novel Bamukmin mengatakan, 
    warga Jakarta sebaiknya tidak dengan mudah percaya terhadap langkah-langkah
    Ahok dalam menjalankan program kerjanya ditahun politik ini. Termasuk rencana pembongkaran
    lokalisasi Kalijodo serta program kerja lainnya yang bersifat pencitraan.
2. Berulang kali Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta khusus menertibkan kawasan itu umum
    Penjelsan : Pemprov DKI Jakarta wilayah yang dimaksud, sedangkan kawasan itu 
    tidak menjelaskan detail kawasan mana yang ditertibkan.
 
Implikasi :
1.         P diakibatkan Q : Kawasan Kalijodo kembali ramai jadi sorotan sejak akses jalan di kalijodo Ditinggalkan dan dilebarkan
2.            P karena Q :kawasan akan menata dan terus berbenah untuk jadi ruang terbuka hijau
       
      Inferensi :
    Dapat disimpulkan kawasan ruang hijau Kalijodo disalahgunakan sejak lama sebagai kegiatan prostitusi. Untuk itu butuh tindakan yang lebih tegas untuk menertibkan kawasan tersebut. Memang sudah seharusnya kawasan Kalijodo dibersihkan dari hiburan malam yang seharusnya tidak pantas ada di DKI Jakarta. Karena dapat mengundang sisi negative bagi anak penurus bangsa dan negara Indonesia.
 
 
      Daftar Pustaka: 
      http://www.gentaloka.com/2016/02/astaga-terkait-niat-ahok-bersihkan.html
      12 Februari 2016
 

 



Posted on Sabtu, Maret 26, 2016 by Unknown

No comments

Senin, 11 Januari 2016

Sejak pengelolaan beasiswa oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) berjalan, kesempatan untuk mendapatkan beasiswa master maupun doktoral terbuka untuk semua kalangan. Hingga kuartal I 2015, total penerima beasiswa LPDP sudah mencapai 6.800 orang. Salah satu poin yang unik dari beasiswa ini adalah tidak adanya ikatan kerja setelah kelulusan penerima beasiswa dan hanya diikat oleh klausul “kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi” pada kontrak. Kondisi yang cukup “fleksibel” ini menjadi daya tarik tersendiri, terbukti dari jumlah pelamar dan penerima beasiswa yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini pun sejalan dengan target awal LPDP untuk meningkatkan rasio lulusan pendidikan master dan doktoral terhadap jumlah penduduk, dimana Indonesia sendiri masih tertinggal dengan negara tetangga di kawasan ASEAN, seperti Singapura dan Malaysia.
Jika target kuantitas telah terpenuhi, maka tantangan selanjutnya adalah bagaimana memaksimalkan potensi sumber daya manusia tersebut sesuai dengan kapasitas dan keahlian mereka, sesuai dengan roadmap jangka panjang pembangunan negara. Namun tujuan di atas bukanlah hal yang mudah, mengingat belum adanya arahan khusus dari pemerintah mengenai keahlian apa yang dibutuhkan untuk menunjang rencana jangka panjang tersebut. Hal ini diperparah pula dengan kenyataan bahwa rata-rata keputusan seseorang untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang master maupun doktoral didasarkan pada personal intererst, yang dapat dirangkum menjadi tiga paradigma umum, yaitu:
  1. Keinginan untuk menekuni dunia akademik baik sebagai peneliti maupun dosen pengajar
  2. Terbukanya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan setelah menyelesaikan tingkat sarjana ketika proses seleksi pekerjaan belum selesai ataupun belum mendapat panggilan kerja
  3. Keinginan untuk menaikkan daya saing personal (bagi yang sudah bekerja) dalam menghadapi kompetisi kenaikan jabatan di dunia kerja dimana jenjang pendidikan merupakan salah satu faktor pertimbangan yang penting
Ketiga paradigma di atas memiliki nilai positif dan negatifnya masing-masing. Poin pertama memiliki tingkat linearitas keilmuan yang paling tinggi dibandingkan poin lainnya. Namun perlu diingat jika kebutuhan posisi dosen pengajar, peneliti, ataupun jumlah universitas yang ada lebih sedikit dibandingkan penambahan jumlah lulusan S2 maupun S3, maka akan terjadi kondisi oversupply yang dapat berakibat negatif terhadap career pathdi dunia akademik dan lembaga penelitian. Poin kedua berada pada posisi yang cukup riskan, mengingat penerima beasiswa seperti ini dapat “terjerumus” untuk terjun ke dunia akademik tanpa direncanakan maupun mencoba untuk bersaing mendapatkan pekerjaan dengan lulusan sarjana karena sama-sama belum memiliki pengalaman kerja. Poin nomor tiga memiliki risiko yang tergolong paling rendah mengingat mereka sudah memiliki pengalaman kerja dan sudah lebih mengetahui kondisi pasar yang ada.
Berdasarkan paparan di atas, sudah siapkah pasar kerja di Indonesia menyerap seluruh potensi-potensi di atas? Mampukah kita keluar dari paradigma di atas dan mulai merambah pemanfaatan expertise yang sesuai dengan studi yang diambil para penerima beasiswa? Tulisan ini akan memberikan ulasan singkat terkait ekspektasi pasar kerja terhadap lulusan S2 dan S3 (di luar dunia akademik dan lembaga penelitian) dari beberapa petinggi instansi-instansi yang berpengaruh di Indonesia, seputar apakah mereka tertarik untuk merekrut lulusan minimal S2 dan posisi apakah yang cocok dengan kualifikasi pendidikan tersebut.

Daftar Pustaka
Utomo. 2012. Pasar kerja lulusan SI di Indonesia
http://matagaruda.co.id/read/43/ekspektasi-dunia-kerja-indonesia-terhadap-lulusan-pendidikan-tinggi-s2-dan-s3

Posted on Senin, Januari 11, 2016 by Unknown

No comments